Headlines

50 Tahun Mengabdi, SMK PGRI Palabuhanratu Bangkitkan Marwah Sekolah Legendaris Lewat Seni dan Budaya Sunda

WhatsApp Image 2026 02 02 at 14.48.16 1

PALABUHANRATU – Pelita Jagat News. SMK PGRI Palabuhanratu, salah satu sekolah kejuruan legendaris di wilayah pesisir Kabupaten Sukabumi, resmi memasuki usia emas 50 tahun pada 18 Januari 2026. Sekolah yang berdiri sejak tahun 1976 dan awalnya dikenal dengan nama SMEA PGRI Palabuhanratu ini kini menunjukkan kebangkitan baru di bawah kepemimpinan Kepala Sekolah Ujang Supriatin, yang akrab disapa Abah Ujang Guru di kalangan budayawan Sukabumi.

Di bawah naungan Perwakilan YPLP PGRI Kabupaten Sukabumi, Provinsi Jawa Barat, SMK PGRI Palabuhanratu kembali menegaskan eksistensinya sebagai lembaga pendidikan yang tidak hanya fokus pada keterampilan teknis, tetapi juga berkomitmen kuat dalam pelestarian seni dan budaya lokal Sunda.

Masuknya kepemimpinan baru membawa perubahan signifikan terhadap kinerja sekolah serta rasa tanggung jawab seluruh warga sekolah. Dengan pengalaman panjang dalam pengabdian masyarakat serta aktif memimpin berbagai organisasi, Ujang Supriatin dinilai memiliki kapasitas dan rekam jejak yang mumpuni.

WhatsApp Image 2026 02 02 at 14.48.15

Dalam berbagai kesempatan, Ujang Supriatin menegaskan keinginannya untuk mengembalikan marwah SMK PGRI Palabuhanratu agar kembali dikenal luas, berwibawa, serta memiliki ciri khas unggulan yang kuat, khususnya di bidang seni dan budaya.

Komitmen SMK PGRI Palabuhanratu di bidang seni dan budaya bukanlah hal baru. Sejumlah prestasi pernah ditorehkan siswa-siswinya dengan tampil di berbagai program televisi nasional, antara lain:

  • Tahun 2009, Pesona Budaya Nusantara (TVRI Nasional)
  • Tahun 2010, Pesona Budaya Nusantara (TVRI Nasional, penayangan kedua)
  • Tahun 2011, Damai Indonesiaku (TVOne)
  • Mengisi acara di TRANS7 (Petualangan Ki Joko Bodo) dan SCTV (Status Selebritis)

Prestasi tersebut menjadi bukti bahwa SMK PGRI Palabuhanratu pernah, dan mampu, bersaing di panggung nasional melalui kekuatan seni tradisional.

Belum lama ini, perwakilan siswa SMK PGRI Palabuhanratu kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih Juara 1 dan Juara 2 kategori Tunggal Putra pada Kejuaraan Pasanggiri Pencak Silat Medal Wangi Cup 2026 yang diselenggarakan oleh PPSI Kabupaten Sukabumi.

Pencak Silat telah lama menjadi ciri khas SMK PGRI Palabuhanratu sekaligus media pembentukan karakter siswa. Selain prestasi, seni bela diri tradisional ini juga rutin dilibatkan dalam berbagai kegiatan daerah, termasuk peringatan Hari Jadi Kabupaten Sukabumi.

WhatsApp Image 2026 02 02 at 14.48.16

Sebagai sekolah yang berada di wilayah pesisir dengan tradisi budaya yang kuat, SMK PGRI Palabuhanratu menempatkan seni bukan sekadar hiburan, melainkan sebagai sarana pendidikan karakter. Fokus pengembangan ke depan meliputi:

  • Ekstrakurikuler seni tradisional, seperti Degung dan Jaipong
  • Pelibatan siswa dalam upacara adat, termasuk prosesi Lengser pada acara resmi, penyambutan tamu, dan kelulusan
  • Penguatan nilai-nilai lokal agar siswa tidak kehilangan jati diri di tengah arus modernisasi

Dengan mengusung semangat “maju tanpa meninggalkan akar budaya”, SMK PGRI Palabuhanratu optimistis mampu kembali menjadi rujukan sekolah berbasis seni dan budaya di Sukabumi.

Memasuki usia setengah abad, sekolah ini tidak hanya menatap masa depan dengan inovasi, tetapi juga berdiri kokoh menjaga warisan budaya yang telah mengharumkan namanya sejak puluhan tahun lalu. (Sukma)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *