
Keriuhan dan wajah-wajah riang gembira nampak menghambur di sekitaran halaman sekolah juga kelas SMA dan SMK Assholihiyah siang itu, bada sholat Jumat (7/11/2025). Di dua sekolah yang berada dalam satu kawasan di Kampung Haurhapit, Desa Bojongsari, Kabupaten Bandung itu memang sedang diadakan kegiatan penutupan program “Optimalisasi Pendidikan Melalui Pemetaan Potensi Pemuda dengan Talents Mapping” (Talents Mapping Pemuda)”.
Program yang dilaksanakan oleh PKBM Komunitas Schole Fitrah bersama PT Paragon Technology and Innovation ini berupaya mengeksplorasi dan membimbing pemuda-pemudi setempat untuk mengenali dan mengembangkan bakat dan minat mereka dalam program “Paragonian Bergerak”.
Kegiatan ini sendiri sejatinya mulai berlangsung sejak Selasa 11 Oktober 2025. Dalam kurang lebih satu bulan program kegiatan tersebut, telah terlaksana berbagai macam kegiatan yang seru antara para pemuda-pemudi penerima manfaat (Benefiences) bersama Paragonian dan para kolaborator dari Schole Fitrah. Kegiatan tersebut antara lain: Kelas Inspirasi-Paragonian Bergerak, Edukasi Talents Mapping (TM), Mentorship (peningkatan kapasitas), Outbound/game Leadership, Pelatihan PBL (Project based Learning) yang salah satu kegiatannya fun football mini soccer untuk mereka yang memiliki minat bakat di bidang olahraga.


Pada acara inti bersama Paragonian, Selasa, 21 Oktober 2025, sejak pukul 08.00 WIB, tawa dan semangat pemuda-pemudi sudah terdengar memenuhi area. Para penerima manfaat yang mayoritas pelajar dari SMK dan MA Assholihiyah juga pemuda pemudi setempat memang sangat antusias mengikuti program ini. Sekitar 6 orang panitia, 12 orang terdiri dari mentor dan fasilitator dari unit PKBM Komunitas Schole Fitrah, dan 50 karyawan Paragon (Paragonian) turun langsung mendampingi 100 pemuda-pemudi yang juga turut dibantu 4 guru pembimbing untuk belajar, bermain dan berkreasi bersama. Kehadiran mereka tak hanya memberikan pengalaman baru bagi para peserta, tetapi juga menciptakan ruang belajar dan pengetahuan yang hangat, inklusif, inspiratif, dan sarat nilai edukatif.
Program Paragonian Bergerak memang dirancang untuk menumbuhkan kepedulian terhadap sesama, lingkungan dan masyarakat. Melalui metode interaktif, kegiatan ini membantu para penerima manfaat mengasah rasa ingin tahu, meningkatkan kepercayaan diri, sekaligus mempererat hubungan positif antara pemuda-pemudi, murid, orangtua, guru dan masyarakat sekitar. M. Farhan perwakilan dari Paragonian sangat gembira dengan kesuksesan program ini.
“Alhamdulillah bisa berkontribusi di paragonation dengan berkolaborasi bersama Schole Fitrah. kegiatannya seru bisa sharing pengalaman ke adik-adik SMA/SMK dan seneng juga bisa bantu mementori adik-adik untuk mempersiapkan rencana masa depan mereka. Semoga kegiatan tersebut bisa membantu adik-adik mencapai cita-citanya.” ujar Farhan.
Sementara para pemuda-pemudi penerima manfaat tak kalah senangnya. Neng Ayuna, siswi kelas 12 SMA Assholihiyah menyatakan sangat terbantu dan menambah wawasannya dengan mengikuti kegiatan ini. “Kalo berbicara mengenai dampak langsung setelah ikut acara bersama Paragonian kemarin sejujurnya saya merasa sangat terbantu, terutama dimasa akhir saya saat ini di kelas 12. Acara talents mapping yang diadakan Paragon dan Schole Fitrah membuat saya semakin berpikiran luas dalam merencanakan karir untuk masa depan saya nanti. Mengajarkan saya bagaimana cara untuk tetap fokus menggapai cita-cita di tengah maraknya isu atau hal-hal negatif yang terjadi pada remaja saat ini. Banyak hal positif yang saya dapat dari acara kemarin, selain itu saya gak cuma belajar aja dengan teman-teman yang lain, kita juga diikutsertakan dalam serangkaian permainan yang mengasah kreatifitas, solidaritas juga kerja sama tim. Saya sangat terinspirasi dengan acara yang diadakan oleh Schole Fitrah bersama Paragonian kemarin. Terimakasih.” Pungkasnya.


Sedangkan Deasy Puspawati, pimpinan komunitas Schole Fitrah, yang juga menjadi panitia kegiatan ini menyatakan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat buat pemuda-pemudi desa Bojongsari karena menginspirasi mereka untuk optimis menggapai cita-cita dan memicu semangat untuk belajar lebih giat lagi, dimulai dari mengenal potensi diri. Wanita yang akrab disapa Ummi oleh anak-anak didiknya di komunitas Schole Fitrah ini juga berharap agar ke depannya Schole Fitrah bisa bersinergi kembali dengan Paragon maupun lembaga atau komunitas dan organisasi lainnya dalam kegiatan kegiatan sosial kemasyarakatan yang bertujuan menciptakan dampak positif nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat dan lingkungan di Kabupaten Bandung khususnya.
Program “Paragonian Bergerak’ ini menjadi contoh nyata kolaborasi pentahelix antara perusahaan, akademisi, pelaku industri, dan komunitas dalam mengedukasi dan memperkuat potensi diri pada masyarakat, khususnya pemuda, dalam menemukan jatidiri dan bakat yang positif yang kelak dapat berguna bagi diri mereka pribadi, lingkungan, masyarakat sekitar dan bahkan negara. Melalui program “Paragonian Bergerak”, kolaborasi dan program ini mampu menciptakan soliditas dan sinergitas antar lembaga, komunitas dan kelompok tatanan masyarakat, juga pemberdayaan masyarakat usaha kecil menengah lewat penyediaan konsumsi acara-acara kegiatan Paragonian Bergerak’, dan juga bermanfaat dan berdampak pada tujuan utama program, yakni berkontribusi langsung pada kebermanfaatan sosial dan lingkungan melalui berbagai kegiatan yang berfokus pada pilar pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi, dan lingkungan. (AAF)




