Headlines

Korban Tenggelam di Perairan Giligenting Ditemukan, Polisi Pastikan Penanganan Berjalan Sesuai Prosedur

WhatsApp Image 2026 08 03 at 17.22.151

Sumenep – Pelita Jagat News. Korban tenggelam yang sebelumnya dilaporkan hilang di perairan Pelabuhan Desa Aenganyar, Kecamatan Giligenting, Kabupaten Sumenep, akhirnya ditemukan pada Senin (3/8/2026) sekitar pukul 11.25 WIB. Korban diketahui berinisial M (35), warga Dusun Manding, Desa Aenganyar, Kecamatan Giligenting, yang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia mengapung di perairan sekitar 400 meter di sebelah barat Pelabuhan Desa Aenganyar.

Kapolsek Giligenting bersama personel Polsek Giligenting segera mendatangi lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat. Berdasarkan keterangan saksi, korban pertama kali ditemukan oleh Marhadi (50), seorang nelayan yang saat itu sedang memancing bersama Dandi (25) dan Ramsi (35) di sekitar perairan Desa Aenganyar.

Saat melihat sesosok mayat mengapung di laut, Marhadi meminta kedua rekannya tetap berada di sekitar lokasi untuk menjaga posisi korban, sementara dirinya menuju daratan guna memberitahukan kepada pihak keluarga serta aparat kepolisian.

Selanjutnya, bersama keluarga dan warga setempat, jenazah korban dievakuasi dari lokasi penemuan menuju rumah keluarga di Dusun Manding, Desa Aenganyar. Setelah proses identifikasi selesai, jenazah kemudian dibawa ke rumah orang tua korban di Dusun Ragang, Desa Gedugan, Kecamatan Giligenting, untuk dimakamkan.

WhatsApp Image 2026 08 03 at 17.22.15

Dalam penanganan kejadian tersebut, personel Polsek Giligenting melakukan koordinasi dengan Pemerintah Desa Aenganyar dan pihak Puskesmas Giligenting, meminta keterangan para saksi, serta membuat surat pernyataan dari pihak keluarga.

Pihak keluarga menyatakan tidak bersedia dilakukan visum luar maupun visum dalam serta tidak akan menuntut pihak mana pun. Keluarga menerima peristiwa tersebut sebagai musibah yang terjadi akibat kecelakaan tenggelam.

Polresta Sumenep mengimbau masyarakat, khususnya para nelayan dan pengguna transportasi laut, agar selalu mengutamakan keselamatan saat beraktivitas di perairan, memperhatikan kondisi cuaca, serta menggunakan perlengkapan keselamatan guna meminimalisir risiko kecelakaan di laut. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *