Headlines

Longsor Terjang Jalan Provinsi di Lengkong Sukabumi, Puluhan Kendaraan Terjebak dan Tidak Bisa Melanjutkan Perjalanan

1741946354 1 org

Sukabumi – Pelita Jagat News. Jum’at, 14 Maret 2025. Sebuah peristiwa longsor yang terjadi di Kecamatan Lengkong, Kabupaten Sukabumi, mengakibatkan kemacetan parah dan sejumlah kendaraan roda empat terjebak di beberapa titik longsoran di jalan provinsi yang menghubungkan wilayah Kiaradua dan Jampang Tengah. Longsor yang terjadi pada malam hari itu menyulitkan para pengemudi dan penumpang, yang terpaksa menunggu dengan keadaan terisolasi.

Mayoritas kendaraan yang terjebak longsor terdiri dari angkutan umum, mobil pribadi, dan tiga truk pengangkut bahan bakar minyak (BBM), yang semuanya tidak bisa melanjutkan perjalanan. Di tengah-tengah kekhawatiran akan kelanjutan perjalanan mereka, pengemudi terpaksa mencari cara untuk memenuhi kebutuhan konsumsi mereka, dengan membeli makanan dari warung yang masih selamat dari terjangan longsor.

Seorang pengemudi angkutan umum, Sandi Barong, yang mengemudikan mobil minibus tujuan Surade-Sukabumi, mengungkapkan pengalamannya saat terjebak longsor. “Waktu itu mobil saya penuh dengan penumpang, dan kami terjebak sekitar malam hari. Penumpang terpaksa melanjutkan perjalanan menggunakan sepeda motor milik warga setempat yang masih bisa menembus jalan yang terhalang longsor,” kata Sandi saat ditemui oleh tim Seputarjagat News pada Rabu, 12 Maret 2025.

Kondisi serupa juga dialami oleh Irwan Ridwan, pengemudi truk pengangkut BBM. Irwan, yang sedang membawa muatan bahan bakar dari Depot BBM di Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, menuju Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, mengungkapkan kekhawatirannya. “Saya khawatir stok BBM di kawasan Selatan Sukabumi akan menipis. Kami sudah terjebak di sini, dan belum bisa melanjutkan perjalanan,” ujar Irwan dengan raut wajah cemas.

Untungnya, meskipun jalur utama terputus akibat longsor, sepeda motor milik warga setempat sudah dapat menembus kawasan longsor, memberikan sedikit harapan bagi para pengemudi yang terjebak. Kendaraan yang terisolasi mulai mendapatkan kesempatan untuk melanjutkan perjalanan, meski harus menempuh rute yang lebih sulit dan terbatas.

Namun, meskipun ada harapan untuk melanjutkan perjalanan, dampak dari longsor ini tetap menimbulkan keresahan, baik bagi pengemudi kendaraan angkutan umum, yang khawatir akan keterlambatan waktu tempuh, maupun bagi pengemudi truk BBM, yang cemas akan distribusi bahan bakar yang terganggu di wilayah selatan Sukabumi. Longsor ini telah mempengaruhi sistem transportasi dan distribusi barang di daerah tersebut, dan banyak pihak yang berharap adanya penanganan cepat dari pemerintah daerah untuk memperbaiki akses jalan yang terputus.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *