Headlines

Terancam Eksekusi Lahan, SMAN 13 Bandung dalam Pusaran Sengketa Ahli Waris

WhatsApp Image 2026 02 11 at 8.20.29 AM

Bandung – Pelita Jagat News. Rabu, 11 Februari 2026. Institusi pendidikan bersejarah di Kota Bandung, SMAN 13 Bandung, kini berada dalam situasi kritis. Sekolah yang telah berdiri sejak tahun 1977 tersebut terancam dieksekusi menyusul klaim kepemilikan lahan oleh pihak yang mengaku sebagai ahli waris.

Ketegangan sempat memuncak saat upaya penyegelan dilakukan di area sekolah yang berlokasi di Jalan Raya Cibeureum tersebut. Meski tindakan tersebut berhasil dicegah, ancaman eksekusi permanen masih membayangi aktivitas belajar mengajar.

Dasar Sengketa dan Penolakan Sekolah

Pihak ahli waris dikabarkan berpijak pada Putusan Eksekusi PN Bandung Nomor 15/Pdt/Eks/2015/Put/PN.Bdg. Berdasarkan dokumen tersebut, mereka mengklaim memiliki hak legal atas tanah yang kini ditempati oleh bangunan sekolah.

Namun, pihak sekolah menyuarakan keberatan atas dasar hukum yang diajukan. Wakil Kepala SMAN 13 Bandung, Henhen Suhaeni, menyatakan bahwa terdapat ketidakjelasan dalam surat gugatan tersebut.

“Intinya mereka mengaku memiliki bukti bahwa tanah ini milik mereka sebagai ahli waris. Sementara dari pandangan sekolah, surat gugatan itu tidak jelas, namun mereka merasa bisa melakukan eksekusi secara mandiri,” ujar Henhen pada Selasa (10/2/2026).

Sekolah Pencetak Tokoh Nasional

Kasus ini menarik perhatian publik bukan hanya karena isu sengketa lahannya, melainkan juga nilai historis dan prestisius yang melekat pada SMAN 13 Bandung. Sekolah yang awalnya merupakan filial dari SMAN 7 Bandung ini telah melahirkan sederet tokoh berpengaruh di Indonesia.

Salah satu alumnus menonjol adalah Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto (lulusan 1986), yang baru saja didapuk menjadi Ketua Lintas Angkatan SMAN 13 Bandung periode 2025-2028. Selain Jenderal Agus, nama Dadan Hindayana yang kini menjabat sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) juga merupakan alumni dari angkatan yang sama.

Tokoh lain yang tercatat pernah menimba ilmu di sini adalah mantan Kapolda Jawa Barat, Rudy Sufahriadi, serta akademisi terkemuka Prof. Chaerul Rochman, Guru Besar Pendidikan Fisika UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

Jejak Sejarah yang Dipertaruhkan

Sejak resmi berdiri pada 24 Oktober 1977 dengan nama SMA Negeri Cimindi Cimahi, sekolah ini telah melewati berbagai transformasi administratif seiring perubahan wilayah. Mulai dari status SMU Negeri 13 pada 1997 hingga menjadi SMAN 13 Bandung sejak 2004 hingga kini.

Kini, masa depan ribuan siswa dan warisan pendidikan di Jalan Raya Cibeureum tersebut bergantung pada penyelesaian hukum yang tengah bergulir. Publik berharap adanya solusi yang tidak mengorbankan kepentingan pendidikan nasional di tengah sengketa kepemilikan ini.

DS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *