Headlines

Wabup Sukabumi Tekankan Pentingnya Daya Dukung Memadai bagi Personel Damkar

Screenshot 2026 04 09 075443

SUKABUMI – Pelita Jagat News. Jajaran Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Sukabumi memaparkan pelaksanaan tugas dan fungsi di tengah keterbatasan personel, armada, hingga Alat Pelindung Diri (APD). Paparan tersebut disampaikan dalam pertemuan bersama Wakil Bupati Sukabumi, H. Andreas, di Pendopo Sukabumi.

Pertemuan ini membahas evaluasi kondisi lapangan serta penyampaian rencana program kerja DPKP untuk tahun anggaran 2026. Kepala DPKP, Budianto, menyampaikan bahwa para petugas di lapangan tetap bekerja maksimal meski dengan keterbatasan peralatan.

Ia menegaskan bahwa sebagian besar armada pemadam kebakaran saat ini mulai sering mengalami kendala teknis. Selain itu, petugas juga kerap bertugas tanpa dukungan APD yang layak, termasuk perlengkapan keselamatan lainnya. “Kami belum memiliki alat pengisi SCBA (Self-Contained Breathing Apparatus) sendiri dan kekurangan peralatan penyelamatan standar untuk menangani laporan masyarakat seperti evakuasi ular maupun sarang tawon,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pemadam Kebakaran, Erwin, melaporkan bahwa saat ini hanya tersedia 12 posko pemadam kebakaran di seluruh wilayah Kabupaten Sukabumi. Jumlah tersebut dinilai belum ideal mengingat luas wilayah yang mencakup 47 kecamatan.

Menurutnya, idealnya terdapat 25 posko dengan satu posko melayani dua kecamatan. Namun dalam praktiknya, satu posko seperti di Pelabuhan Ratu harus melayani hingga lima kecamatan. “Saat ini satu posko seperti di Pelabuhan Ratu harus menangani hingga lima kecamatan,” jelasnya.

Dari sisi personel, DPKP juga masih kekurangan sedikitnya 66 anggota untuk memenuhi standar pelayanan minimal.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Bupati H. Andreas memberikan instruksi kepada perangkat daerah terkait, khususnya BPKAD dan Bappelitbangda, agar memprioritaskan anggaran pelayanan dasar kemanusiaan pada perubahan anggaran mendatang.

“Ini tentang penyelamatan nyawa manusia, baik masyarakat maupun petugas kita di lapangan. Keselamatan anggota juga menjadi prioritas utama,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya identitas petugas melalui penggunaan seragam yang layak sebagai representasi pemerintah di lapangan. “Marwah pemerintah ada pada performance petugas di lapangan,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, turut dipaparkan inovasi layanan digital yang telah dikembangkan DPKP, di antaranya Damkar Cermat sebagai sistem pengaduan masyarakat secara real-time, serta Fire Visit yang merupakan layanan penjadwalan edukasi pemadaman kebakaran bagi sekolah dan instansi.

Di akhir pertemuan, seluruh jajaran menegaskan komitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan penyelamatan di Kabupaten Sukabumi guna mewujudkan rasa aman bagi masyarakat. (MP)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *