Headlines

Tata Kelola Keuangan Sekolah Perkuat Pendampingan ARKAS dan SPJ BOSP di Kangean

WhatsApp Image 2026 04 08 at 20.36.24

Sumenep — Pelitaa Jagat News. Upaya sistematis dalam meningkatkan kualitas tata kelola keuangan satuan pendidikan kembali ditegaskan melalui kegiatan pendampingan implementasi Aplikasi Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (ARKAS) serta penyusunan Surat Pertanggungjawaban (SPJ) Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) yang dilaksanakan di Kepulauan Kangean, Kabupaten Sumenep, pada Rabu (8/4/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari intervensi kebijakan berbasis penguatan kapasitas (capacity building) yang diinisiasi oleh Direktorat Sekolah Dasar, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), melalui tim revitalisasi satuan pendidikan. Fokus utama kegiatan tersebut adalah meningkatkan kompetensi manajerial kepala sekolah dan tenaga administrasi dalam pengelolaan keuangan berbasis sistem digital yang terintegrasi.

Secara konseptual, implementasi ARKAS berfungsi sebagai instrumen perencanaan dan penganggaran berbasis kebutuhan riil satuan pendidikan yang selanjutnya dikorelasikan dengan mekanisme pelaporan SPJ BOSP sebagai bentuk akuntabilitas penggunaan dana publik. Oleh karena itu, keselarasan antara perencanaan, pelaksanaan, dan pelaporan menjadi indikator utama dalam mewujudkan tata kelola yang efektif dan efisien.

Pengawas Sekolah Dasar Kecamatan Arjasa Sumenep, Salehorman, dalam keterangannya menekankan bahwa kegiatan pendampingan ini memiliki signifikansi strategis dalam meminimalisasi potensi maladministrasi serta meningkatkan kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku. Ia juga menyebutkan bahwa masih terdapat disparitas pemahaman di tingkat satuan pendidikan, khususnya di wilayah kepulauan, yang memerlukan pendekatan asistensi berkelanjutan.

“Pendampingan ini tidak hanya bersifat teknis-operasional, tetapi juga normatif dalam rangka membangun kesadaran kolektif terkait prinsip transparansi, akuntabilitas, dan efektivitas pengelolaan anggaran pendidikan,” ungkapnya.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini mengadopsi pendekatan partisipatif melalui kombinasi metode ekspositori dan praktik langsung (hands-on practice), sehingga peserta tidak hanya memahami aspek teoretis, tetapi juga mampu mengaplikasikannya secara kontekstual dalam sistem ARKAS dan penyusunan dokumen SPJ.

Tim dari Direktorat SD juga menegaskan pentingnya validitas data serta konsistensi antara dokumen perencanaan dengan realisasi anggaran. Hal ini menjadi krusial dalam rangka mendukung sistem pengawasan internal maupun eksternal, sekaligus meningkatkan kredibilitas satuan pendidikan sebagai entitas pengelola dana publik.

Lebih lanjut, kegiatan ini merupakan bagian integral dari program revitalisasi satuan pendidikan yang berorientasi pada peningkatan mutu layanan pendidikan secara komprehensif, termasuk aspek tata kelola, sarana prasarana, dan kualitas pembelajaran, terutama di daerah 3T (terdepan, terluar, dan tertinggal) seperti Kepulauan Kangean.

Dengan adanya kegiatan pendampingan ini, diharapkan terjadi peningkatan kapasitas institusional yang berdampak pada optimalisasi pemanfaatan dana BOSP secara tepat guna dan tepat sasaran, serta mendorong terciptanya ekosistem pendidikan yang transparan, akuntabel, dan berkelanjutan. (M/Y)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *