Headlines

Poktan Kadupugur Laksanakan Program Oplah Non Rawa dan PJIT 2026, Dukung Ketersediaan Air Irigasi bagi Petani

WhatsApp Image 2026 08 02 at 8.46.31 PM

SUKABUMI – Pelita Jagat News. Kelompok Tani (Poktan) Kadupugur, Desa Limusnunggal, Kecamatan Bantargadung, tengah melaksanakan Program Optimalisasi Lahan (Oplah) Non Rawa dan Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (PJIT) Tahun Anggaran 2026.

Program yang didanai oleh Pemerintah Pusat dengan anggaran sebesar Rp115 juta tersebut difokuskan pada pembangunan bak penampungan air, pipanisasi, serta tembok penahan tanah (TPT). Tujuan utamanya adalah mengalirkan sumber mata air agar dapat menjangkau areal persawahan di Blok Kampung Kadupugur dan wilayah sekitarnya, sehingga kebutuhan air irigasi petani dapat terpenuhi dengan lebih baik.

Pelaksanaan program ini mendapat pendampingan dari Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi bersama Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Kecamatan Bantargadung, sehingga pelaksanaannya berjalan sesuai dengan ketentuan dan tepat sasaran bagi kelompok tani yang mengusulkan kegiatan.

Ketua Poktan Kadupugur, H. Budi, mengatakan bahwa progres pembangunan saat ini telah mencapai sekitar 70 persen.

WhatsApp Image 2026 08 02 at 8.46.46 PM

“Saat ini kegiatan yang sedang dilaksanakan meliputi pembangunan bak penampungan air dan TPT. Progresnya sudah mencapai sekitar 70 persen. Kami berharap setelah pekerjaan selesai, para petani dapat memperoleh pasokan air yang memadai sehingga hasil panen dapat lebih optimal sesuai harapan,” ujar H. Budi.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga keberlangsungan sumber mata air, terutama saat musim kemarau, agar manfaat program dapat dirasakan dalam jangka panjang.

Seluruh pekerjaan dalam program tersebut dikerjakan secara swakelola dengan melibatkan masyarakat yang tergabung dalam kelompok masyarakat (Pokmas) di wilayah Desa Limusnunggal, Kecamatan Bantargadung. Selain mempercepat pelaksanaan pembangunan, keterlibatan masyarakat diharapkan dapat menumbuhkan semangat gotong royong dan memberikan manfaat bagi warga setempat.

Berdasarkan hasil peninjauan Tim Seputar Jagat News ke lokasi, pembangunan berjalan dengan lancar dan kondusif. Hingga saat ini progres pekerjaan telah mencapai sekitar 70 persen tanpa ditemukan kendala yang berarti di lapangan.

H. Setiawan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *