Sumenep – Pelita Jagat News. Camat Arjasa, Subiyakto, menunjukkan gerak cepat (Gercap) meski belum genap satu minggu menjabat dengan langsung turun ke lapangan bersama Kepala Puskesmas Arjasa, Dini Minarti, setelah menerima laporan dari masyarakat terkait seorang warga Desa Paseraman, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Sumenep, bernama Marsahum yang mengalami kelumpuhan akibat stroke dan hidup sebatang kara. Kunjungan tersebut dilakukan pada Senin (3/8/2026) untuk memastikan secara langsung kondisi warga yang dilaporkan sekaligus melihat apakah yang bersangkutan layak mendapatkan bantuan.
Kepala Puskesmas Arjasa, Dini Minarti, saat dikonfirmasi awak media menjelaskan bahwa di setiap desa terdapat tenaga kesehatan (nakes) yang bertugas memberikan informasi apabila ada masyarakat dengan kondisi yang memprihatinkan. Menurutnya, apabila terdapat laporan seperti yang dialami Marsahum, pihak Puskesmas akan memberikan bantuan. Namun, sebelumnya Marsahum telah ditangani oleh tenaga kesehatan desa sehingga pihak Puskesmas tidak dapat mendatanginya setiap hari. “Insyaallah kasus ini langsung ditangani oleh nakes desa,” ujarnya.
Saat disinggung mengenai dirinya yang turun langsung ke lapangan, Dini Minarti mengatakan bahwa untuk kasus Marsahum merupakan kali pertama dirinya datang secara langsung, meskipun sebelumnya juga pernah turun menangani kasus lain. Ia menambahkan bahwa setiap laporan dari tenaga kesehatan desa selalu ditindaklanjuti dan pelayanan kesehatan kepada masyarakat juga rutin dilakukan melalui kegiatan Posyandu setiap bulan. Dini berharap kesejahteraan masyarakat terus meningkat, baik di bidang kesehatan maupun ekonomi. Ia juga mengapresiasi Camat Arjasa yang baru menjabat namun langsung bergerak cepat dan bersinergi bersama Puskesmas serta seluruh elemen yang ada di Kecamatan Arjasa.

Sementara itu, Camat Arjasa Subiyakto mengatakan bahwa setelah menerima laporan dari masyarakat, dirinya bersama jajaran langsung bergerak cepat untuk memastikan kondisi warga tersebut. “Kami turun ke lapangan untuk melihat dan memastikan apakah benar warga yang dilaporkan memang dalam kondisi yang layak dibantu. Setelah kami melihat langsung, ternyata memang layak untuk dibantu karena Bapak Marsahum hidup sebatang kara,” tuturnya.
Subiyakto menegaskan bahwa sebagai abdi negara dan mewakili Bupati Kabupaten Sumenep, dirinya akan segera melaporkan hasil kunjungan tersebut kepada Bupati Kabupaten Sumenep. Selanjutnya, pihak kecamatan akan terus mengawal bantuan yang diberikan berupa asupan-asupan yang bermanfaat bagi Marsahum.
Ia berharap keluarga, terutama para tetangga, dapat bersabar dan ikhlas membantu Marsahum yang mengalami serangan penyakit stroke sehingga tidak dapat berjalan. Ke depan, Subiyakto berharap kepedulian dari berbagai pihak terus terjalin melalui sinergi antara Puskesmas, PKH, tokoh masyarakat, serta seluruh elemen yang hadir untuk bersama-sama membantu warga yang membutuhkan. Di akhir keterangannya, Camat Arjasa juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kepala Puskesmas Arjasa yang telah bersinergi dengan pihak kecamatan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. (M)





