SUKABUMI — Pelita Jagat News. Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Sukabumi mengambil langkah strategis untuk merombak kualitas aparatur sipil negara (ASN). Reformasi internal ini diwujudkan lewat penguatan kompetensi pada agenda Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II, yang dirancang untuk melahirkan cetak biru pelayanan publik yang lebih tanggap dan solutif bagi masyarakat.
Kepala BKPSDM Kabupaten Sukabumi, Ganjar Anugrah, S.IP., M.Si., menegaskan bahwanya perubahan tata kelola pemerintahan tidak lagi bisa ditunda. Menurutnya, hak masyarakat untuk mendapatkan pelayanan prima hanya bisa dipenuhi oleh aparatur yang memiliki integritas tinggi dan mampu beradaptasi dengan dinamika zaman.
“Masyarakat Sukabumi berhak mendapatkan pelayanan terbaik. Dan itu hanya bisa terwujud jika ASN kita benar-benar berkualitas,” ujar Ganjar Anugrah saat memberikan keterangan resmi.
Membongkar Sekat Administratif Lewat Inovasi
Momentum expose dalam PKN Tingkat II diproyeksikan menjadi motor penggerak transformasi birokrasi, bukan sekadar pemenuhan formalitas kedinasan. BKPSDM mendorong para aparatur untuk keluar dari zona nyaman tugas administratif konvensional dan mulai menghadirkan terobosan nyata atas persoalan di lapangan.
Ganjar menilai, birokrasi modern menuntut sikap responsif yang tinggi untuk mengurai sumbatan-sumbatan pelayanan yang selama ini dikeluhkan publik.

“Momen expose di PKN II ini menjadi langkah saya untuk menjamin tata kelola aparatur yang lebih profesional dan adaptif,” tegasnya.
Komitmen “Berbenah dari Dalam”
Pendekatan yang diambil BKPSDM kali ini berfokus pada rekonstruksi pola pikir (mindset) dan budaya kerja dari internal pemerintahan itu sendiri. Pembenahan ini menargetkan tiga aspek utama:
- Peningkatan Kinerja: Memastikan setiap program berdampak langsung pada efisiensi birokrasi.
- Pembentukan Budaya Melayani: Menggeser paradigma aparatur dari “dilayani” menjadi “melayani”.
- Keterbukaan Inovasi: Membuka ruang bagi sistem digitalisasi dan penyederhanaan prosedur.
“Setiap strategi yang dirancang hari ini punya satu tujuan utama: mengoptimalkan pelayanan publik agar makin mempermudah urusan masyarakat,” ungkap Ganjar.
Melalui jargon semangat “Berbenah dari dalam, untuk pengabdian terbaik bagi Kabupaten Sukabumi,” BKPSDM berkomitmen menciptakan ekosistem pemerintahan yang bersih, kompeten, dan sepenuhnya berorientasi pada kepentingan publik. Langkah berkelanjutan ini diharapkan mampu menjadi fondasi kuat dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan Kabupaten Sukabumi yang jauh lebih baik ke depan.
Sukma





