SUKABUMI – Pelita Jagat News. Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas menghadiri Haul KH. Hasan Ali Tamimi bin Abuya Bashri ke-10 dan Umi Hj. Iis Masitoh binti KH. Qowamudin ke-17 di Pondok Pesantren Al-Badar Dangdeur, Desa Banjarsari, Kecamatan Cidadap, Minggu malam (1/11/2026).
Kegiatan yang berlangsung di kompleks Pondok Pesantren Al-Badar Dangdeur tersebut juga menjadi momentum untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah serta menjaga hubungan harmonis antara ulama dan umara.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas menegaskan pentingnya peran ulama dan pondok pesantren dalam membangun masyarakat yang religius, berakhlak, dan berkarakter.
Ia mengapresiasi keluarga besar Pondok Pesantren Al-Badar yang terus menjaga tradisi keilmuan Islam serta berkontribusi dalam pendidikan keagamaan di Kabupaten Sukabumi.
“Pesantren dan ulama memiliki peran strategis dalam membangun masyarakat. Pembangunan daerah tidak cukup hanya dengan infrastruktur dan ekonomi, tetapi harus diimbangi penguatan moral dan spiritual,” ujarnya.
Terkait peringatan haul, Wabup mengatakan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar mengenang wafatnya seseorang. Haul juga menjadi momentum untuk meneladani perjuangan, pengabdian, dan nilai-nilai kebaikan yang diwariskan almarhum dan almarhumah.
Menurutnya, warisan seorang ulama dan orang tua tidak berhenti pada kenangan. Ilmu, akhlak, dan keteladanan harus terus dijaga serta diteruskan oleh generasi berikutnya.
Karena itu, ia mengajak masyarakat untuk mengambil hikmah dari perjalanan hidup KH. Hasan Ali Tamimi dan Umi Hj. Iis Masitoh, terutama dalam membangun kehidupan yang religius dan berakhlakul karimah.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua MUI Provinsi Jawa Barat Dr. KH. Aang Abdullah Zein, M.Pd.I., Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Budi Azhar Mutawali, S.IP., Kabag Kesra Setda, Camat, serta unsur Forkopimcam Cidadap.
