SUKABUMI – Pelita Jagat News. Upaya menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan kondusif terus dilakukan jajaran Polsek Sukalarang, Polres Sukabumi Kota. Salah satu langkah tersebut diwujudkan melalui Program Police Goes To School yang dilaksanakan Bhabinkamtibmas Desa Semplak, Aiptu Sujarwo, di SDN Ciganda, Kampung Cibeureum RT 03/03, Desa Semplak, Kecamatan Sukalarang, Kabupaten Sukabumi, Kamis (20/08/2026).
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 10.00 WIB hingga 11.30 WIB tersebut disambut oleh Kepala Sekolah SDN Ciganda, Ibu Ai Sumiati, S.Pd., M.MPd., bersama Guru PAI, Bapak Dani Ramdani, S.Pd.I, serta para staf pengajar lainnya.
Kehadiran Bhabinkamtibmas dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mempererat tali silaturahmi sekaligus membangun komunikasi yang harmonis antara pihak kepolisian dan lembaga pendidikan.
Selain itu, kegiatan tersebut diarahkan untuk memperkuat sinergitas dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), khususnya di lingkungan sekolah.
Perkuat Sinergitas Kepolisian dan Pihak Sekolah
Dalam kegiatan sambang dan silaturahmi tersebut, Aiptu Sujarwo menyampaikan sejumlah imbauan Kamtibmas kepada pihak sekolah.
Beberapa hal yang menjadi perhatian meliputi antisipasi potensi tindak kejahatan C3, yaitu Curat, Curas, dan Curanmor. Selain itu, kepolisian juga memberikan perhatian terhadap pencegahan kenakalan remaja, tawuran antarpelajar, penyalahgunaan narkoba, serta edukasi mengenai bahaya aksi bullying atau perundungan di lingkungan sekolah.
Pesan tersebut disampaikan sebagai bagian dari upaya membangun kesadaran bersama mengenai pentingnya menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan nyaman bagi para siswa.
“Sinergitas antara pihak sekolah dan kepolisian sangat penting untuk memastikan anak-anak kita dapat belajar dengan aman dan nyaman. Kami mengajak seluruh elemen sekolah untuk bersama-sama membentengi para siswa dari pengaruh negatif seperti kenakalan remaja, narkoba, dan aksi bullying,” ujar Aiptu Sujarwo.
Menurut kegiatan tersebut, komunikasi yang terjalin antara kepolisian dan pihak sekolah menjadi salah satu bagian penting dalam mendukung terciptanya situasi Kamtibmas yang kondusif di lingkungan pendidikan.
Pencegahan Bullying Menjadi Perhatian
Selain persoalan keamanan secara umum, edukasi mengenai bahaya bullying atau perundungan menjadi salah satu materi yang ditekankan dalam kegiatan.
Pihak kepolisian mengajak seluruh elemen sekolah untuk turut memperhatikan berbagai potensi pengaruh negatif yang dapat berdampak terhadap lingkungan pendidikan, termasuk aksi perundungan.
Langkah pencegahan tersebut menjadi bagian dari upaya menciptakan suasana sekolah yang aman, nyaman, dan kondusif sehingga kegiatan belajar mengajar dapat berlangsung dengan baik.
Selain bullying, perhatian juga diberikan terhadap potensi kenakalan remaja, tawuran antarpelajar, serta penyalahgunaan narkoba.

Sosialisasi Kontak Darurat Kepolisian
Dalam rangka mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat sekaligus mempercepat penanganan kendala atau laporan kriminalitas di lapangan, Bhabinkamtibmas turut menyampaikan informasi mengenai kontak darurat kepolisian atau hotline.
Informasi layanan yang disosialisasikan meliputi:
- Nomor Kontak Bhabinkamtibmas Desa Semplak
- Call Center Polri: 110
- Call Center Polsek Sukalarang
- Layanan Siap Mangga Polres Sukabumi Kota: 0811654110
Sosialisasi kontak tersebut menjadi bagian dari komunikasi kepolisian dengan pihak sekolah dan masyarakat agar layanan pengaduan dapat diketahui dan dimanfaatkan ketika diperlukan.
Dorong Kesadaran Hukum dan Partisipasi Masyarakat
Di tempat terpisah, pihak Polsek Sukalarang jajaran Polres Sukabumi Kota berharap kegiatan tersebut dapat meningkatkan kesadaran hukum serta mendorong partisipasi aktif seluruh warga sekolah maupun masyarakat sekitar.
Dengan komunikasi yang terjalin erat antara kepolisian, pihak sekolah, dan masyarakat, potensi gangguan Kamtibmas diharapkan dapat dideteksi dan dicegah sejak dini.
Kegiatan Police Goes To School tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan antara kepolisian dan lingkungan pendidikan dalam menjaga keamanan serta ketertiban.
Hingga kegiatan silaturahmi dan sosialisasi berakhir, situasi di lokasi terpantau aman, lancar, dan kondusif.
(MP)





