LUMAJANG — Pelita Jagat News. Pabrik Gula (PG) Djatiroto menorehkan pencapaian gemilang dalam perjalanan operasionalnya. Memasuki awal Oktober 2026, pabrik gula yang berada di bawah naungan PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) ini resmi menggelar tasyakuran atas keberhasilan menggiling 1.000.000 ton tebu.
Capaian angka satu juta ton ini bukan sekadar statistik produksi, melainkan simbol dedikasi, ketekunan, serta buah dari kolaborasi yang solid antara manajemen, karyawan, mitra petani, dan seluruh pemangku kepentingan.
Acara tasyakuran yang berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan ini dihadiri langsung oleh para petinggi perusahaan. Tampak hadir General Manager (GM) PT SGN PG Djatiroto, Bapak Agus Amanda, beserta jajaran manajer dan asisten manajer PT SGN PG Djatiroto. Turut hadir pula GM Kebun MKSO Lumajang Raya, Bapak Farid Haryanto, didampingi manajer kebun Lumajang 1, manajer kebun Lumajang 2, serta para asisten manajer kebun MKSO Lumajang Raya. Kehadiran para pimpinan dari lini pabrik hingga sektor kebun ini menegaskan kuatnya sinergi dari hulu hingga hilir dalam mengawal produktivitas tebu nasional.
Manajemen menyampaikan apresiasi mendalam kepada para petani tebu yang telah memberikan kepercayaan penuh kepada PG Djatiroto, serta kepada para pengemudi dan seluruh karyawan yang terus menjaga ritme operasional berjalan optimal tanpa henti.
”1.000.000 ton bukan sekadar angka, tetapi menjadi bagian dari perjalanan panjang yang dibangun bersama. Terima kasih atas kepercayaan dan kerja keras yang terus terjaga,” ungkap perwakilan manajemen.

Capaian gemilang menggiling 1.000.000 ton tebu ini diharapkan menjadi tonggak penting bagi PG Djatiroto untuk terus menorehkan prestasi berkelanjutan di masa mendatang. Manajemen berharap momentum ini mampu memicu peningkatan produktivitas, baik dari sisi kualitas rendemen maupun efisiensi proses giling secara menyeluruh. Selain itu, sinergi yang terjalin erat antara pihak pabrik, manajemen kebun MKSO Lumajang Raya, dan para petani mitra diharapkan semakin kokoh demi mendukung penuh program swasembada gula pemerintah.
Keberhasilan PG Djatiroto menembus angka 1.000.000 ton tebu tergiling pada awal Oktober 2026 membuktikan bahwa kerja keras, ketekunan, dan integrasi yang kuat dari hulu hingga hilir mampu membuahkan hasil luar biasa. Acara tasyakuran ini tidak hanya menjadi wujud syukur atas pencapaian target produksi, tetapi juga momentum refleksi untuk terus melangkah bersama, meningkatkan kinerja, dan memberikan kontribusi terbaik bagi kejayaan industri gula nasional.
Bersyukur atas capaian, bersinergi untuk pencapaian berikutnya.
PG Djatiroto! Selalu Juara!





