Jember – Pelita Jagat News. Minggu, 1 November 2026. PT Kereta Api Indonesia (KAI) Persero Daerah Operasi (Daop) 9 Jember menghadirkan perjalanan yang aman dan ramah perempuan seiring dengan pertumbuhan jumlah penumpang perempuan yang menggunakan kereta saat bepergian.
“Kereta api semakin menjadi pilihan transportasi publik bagi perempuan untuk menunjang berbagai aktivitas, mulai dari bekerja, menempuh pendidikan, menjalankan usaha, mengunjungi keluarga, hingga berwisata,” kata Manajer Hukum dan Humas KAI Daop 9, Cahyo Widiantoro, di Jember, Jawa Timur, Sabtu (31/10/2026).
Selain menawarkan kemudahan mobilitas antarkota, kenyamanan dan keamanan selama perjalanan menjadi faktor penting yang terus diperhatikan KAI Daop 9 Jember karena meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap layanan kereta api juga tercermin dari pertumbuhan jumlah perjalanan penumpang perempuan.
Sepanjang Januari hingga Oktober 2026, tercatat sebanyak 1.605.615 perjalanan penumpang perempuan menggunakan transportasi kereta dan meningkat 140.607 perjalanan penumpang atau 9,6 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025 sebanyak 1.465.008 penumpang.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 798.930 merupakan penumpang yang berangkat dan 806.685 merupakan penumpang yang datang. Kedua kategori tersebut sama-sama mengalami pertumbuhan dibandingkan periode Januari–Oktober 2025, masing-masing sebesar 9,66 persen untuk keberangkatan dan 9,53 persen untuk kedatangan.
Jika dilihat berdasarkan pergerakan bulanan, pada Agustus 2026 menjadi periode dengan jumlah perjalanan penumpang perempuan tertinggi, yakni mencapai 176.351 perjalanan. Disusul Juni sebanyak 171.764 dan Mei sebanyak 170.804 perjalanan.
“Angka itu menunjukkan bahwa kereta api memiliki peran penting dalam mendukung mobilitas perempuan di wilayah Tapal Kuda dan sekitarnya,” tuturnya.
Ia mengatakan bahwa peningkatan jumlah penumpang perempuan menjadi salah satu gambaran pentingnya menghadirkan layanan transportasi publik yang mampu memenuhi kebutuhan seluruh lapisan masyarakat.
Menurut dia, pelayanan kereta api tidak hanya berorientasi pada ketepatan waktu dan kemudahan akses, tetapi juga harus memberikan rasa aman dan nyaman bagi setiap pelanggan.
“Kereta api merupakan moda transportasi publik yang digunakan oleh berbagai kalangan, termasuk perempuan dengan beragam kebutuhan perjalanan,” katanya.
Karena itu, KAI terus berupaya menghadirkan layanan yang tidak hanya nyaman dan mudah diakses, tetapi juga memberikan rasa aman.
“Setiap penumpang memiliki hak yang sama untuk menikmati perjalanan tanpa rasa khawatir terhadap segala bentuk tindakan yang mengganggu kenyamanan maupun keselamatannya,” ujarnya.
Sebagai bagian dari upaya menghadirkan perjalanan yang lebih ramah perempuan, KAI juga memberikan kemudahan kepada pelanggan untuk menentukan tempat duduk sesuai preferensi melalui aplikasi Access by KAI.
(Dang)
