Sukabumi – Pelita Jagat News. Kamis, 5 November 2026. Pengerjaan sasaran fisik pembangunan sumur bor dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 0622/Kabupaten Sukabumi di Kampung Sukasirna RT 01 RW 12, Desa Mekarjaya, Kecamatan Ciemas, menghadapi sejumlah kendala. Meski demikian, Satgas TMMD tetap berupaya melanjutkan pekerjaan demi mewujudkan ketersediaan sarana air bersih yang layak bagi masyarakat setempat.
Kendala tersebut muncul setelah proses pengeboran pada titik pertama mencapai kedalaman kurang lebih 70 meter. Namun, hasil pengeboran belum membuahkan hasil sesuai harapan karena sumber air yang ditemukan dinilai belum memenuhi standar kualitas yang diharapkan, terutama dari segi kejernihan.
Kondisi tersebut membuat Satgas TMMD harus mengambil langkah lanjutan dengan melanjutkan pengeboran di titik berikutnya. Upaya ini dilakukan untuk mencari sumber air dengan kualitas yang lebih baik sehingga nantinya dapat dimanfaatkan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Menurut operator sumur bor, pengeboran yang telah dilakukan hingga kedalaman sekitar 70 meter belum menghasilkan air dengan tingkat kejernihan sesuai harapan. Oleh karena itu, pencarian sumber air akan dilanjutkan dengan mencoba titik pengeboran lainnya.
“Kami sudah melakukan pengeboran hingga kurang lebih 70 meter. Namun, kualitas air yang ditemukan belum sesuai harapan karena kondisinya kurang jernih. Oleh karena itu, kami memutuskan untuk melanjutkan pengeboran di titik berikutnya. Mudah-mudahan tidak ada kendala lagi sehingga bisa mendapatkan sumber air yang lebih baik,” ungkap operator sumur bor.
Sementara itu, Pelda Ardi menyampaikan bahwa berbagai kendala yang muncul selama proses pengerjaan tidak akan menyurutkan semangat Satgas TMMD dalam menyelesaikan sasaran fisik pembangunan sumur bor tersebut.
Menurutnya, Satgas TMMD akan terus berupaya semaksimal mungkin agar masyarakat dapat memperoleh sarana air bersih yang layak, jernih, dan higienis. Pembangunan ini diharapkan menjadi solusi untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, khususnya ketersediaan air bersih di lingkungan tempat tinggal mereka.
“Dengan adanya kendala ini, kami akan tetap berusaha semaksimal mungkin untuk memberikan sarana air bersih bagi masyarakat. Harapan kami, melalui pembangunan sumur bor ini, warga nantinya tidak lagi mengalami kesulitan dalam mendapatkan air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari,” ujar Pelda Ardi, anggota Satgas TMMD.
Pembangunan Sumur Bor Diharapkan Bermanfaat bagi 30 Kepala Keluarga
Di sisi lain, Ketua RT 01, Awib, menyambut gembira pembangunan sumur bor atau sarana air bersih yang dilaksanakan melalui program TMMD ke-130 tersebut.
Menurutnya, keberadaan sarana air bersih seperti ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat Kampung Sukasirna. Pembangunan sumur bor tersebut diharapkan nantinya dapat memberikan manfaat bagi sekitar 30 kepala keluarga (KK) di wilayahnya.
Ia pun menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Satgas TMMD ke-130 Kodim 0622/Kabupaten Sukabumi atas kepedulian dan upayanya dalam membantu menghadirkan sarana air bersih bagi masyarakat.
“Saya menyambut baik dan merasa gembira dengan adanya pembangunan sumur bor ini. Sarana air bersih seperti ini memang sangat dibutuhkan warga kami. Mudah-mudahan bisa memberikan manfaat bagi sekitar 30 KK (kepala keluarga). Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Satgas TMMD ke-130 Kodim 0622/Kabupaten Sukabumi yang telah peduli dan berupaya menghadirkan sarana air bersih di wilayah kami,” ungkap Awib.

Tetap Berupaya di Tengah Kendala demi Kebutuhan Masyarakat
Pembangunan sumur bor tersebut merupakan salah satu bentuk kepedulian TNI melalui program TMMD ke-130 dalam membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan dasar berupa air bersih.
Meskipun menghadapi kendala kualitas air pada pengeboran titik pertama, Satgas TMMD tetap melanjutkan upaya pencarian sumber air di titik berikutnya. Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen untuk mewujudkan sarana air bersih yang dapat dimanfaatkan masyarakat secara optimal.
Satgas TMMD bersama masyarakat berharap pengeboran pada titik berikutnya dapat menemukan sumber air dengan kualitas yang lebih baik sehingga manfaat pembangunan ini benar-benar dapat dirasakan oleh warga Kampung Sukasirna, khususnya sekitar 30 kepala keluarga yang menjadi penerima manfaat.
Semangat pengabdian tersebut menjadi bukti bahwa Satgas TMMD ke-130 Kodim 0622/Kabupaten Sukabumi terus berkomitmen hadir di tengah masyarakat. Berbagai tantangan dalam pelaksanaan pembangunan tidak menyurutkan upaya untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar warga sekaligus mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayah pedesaan.
(Nurdiyanto)
