Sukabumi – Pelita Jagat News, 13 Juli 2026. Kasepuhan Adat Ciptamulya menggelar tradisi Seren Taun ke-447 di Kampung Adat Kasepuhan Ciptamulya, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Minggu (12/7/2026). Tradisi turun-temurun tersebut menjadi wujud rasa syukur masyarakat adat atas hasil panen sekaligus upaya melestarikan warisan budaya leluhur yang telah diwariskan dari generasi ke generasi.
Pelaksanaan Seren Taun diisi dengan berbagai rangkaian prosesi adat, mulai dari Ampih Pare ka Leuit, saresehan, rengkong, hingga pertunjukan seni tradisional seperti Dog-dog Lojor, Wayang Golek, Jaipongan, Debus, Kidung Buhun, Seni Laes, Tunggulan Lisung, dan Angklung. Seluruh rangkaian acara berlangsung meriah dan mendapat sambutan antusias dari masyarakat yang hadir.
Camat Cisolok, Okih Pazri Assidiq, mengatakan bahwa Seren Taun merupakan identitas budaya masyarakat adat yang mengandung nilai-nilai luhur, seperti gotong royong, kebersamaan, dan rasa syukur. Menurutnya, tradisi tersebut juga memiliki potensi besar sebagai daya tarik wisata budaya yang mampu mengangkat kearifan lokal Kecamatan Cisolok.

“Pemkab Sukabumi melalui Pemerintah Kecamatan Cisolok berkomitmen mendukung pelestarian budaya adat sekaligus mendorong pengembangannya sebagai bagian dari pembangunan daerah,” pungkas Okih.
Sementara itu, Sesepuh Adat Kasepuhan Ciptamulya, Abah Hendrik Suhendrik Wijaya, mengungkapkan rasa syukur karena masyarakat adat kembali dapat melaksanakan Seren Taun dengan hasil panen yang dinilai cukup baik pada tahun ini. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah atas dukungan yang diberikan, termasuk bantuan pembangunan leuit dari Dinas Ketahanan Pangan untuk tiga kasepuhan di Desa Sirnaresmi.
Menurut Abah Hendrik, Seren Taun menjadi momentum untuk mensyukuri hasil panen, memperkuat kebersamaan masyarakat adat, sekaligus menjaga nilai-nilai budaya agar tetap lestari dan dapat diwariskan kepada generasi mendatang.
Penulis: Haddy Cader





